Sabtu, 06 Desember 2014



Majalah Bakti, Oktober 2014
Sisi Lain Kehidupan Guru

Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Pribahasa itu sering melekat pada guru. Jasa seorang guru sangat besar. Tetapi kesejahteraannya selalu terabaikan oleh pemerintah, terutama di daerah-daerah terpencil.
Menjadi figur sentral dalam dunia pendidikan itu harus memiliki karakteristik kepribadian kuat. Juga sesuai persyaratan yang bersifat psikologis-pedagogis. Guru menjadi kunci sukses terwujudnya kualitas sumber daya manusia yang berkompeten.
Posted by Ahmad Suhendra On 17.07 No comments READ FULL POST

Rabu, 17 September 2014

Dakwatuna.com, 15/09/14
Mengungkap Fakta Ilmiah dalam Hadis

Cover Buku
Sumber: Koleksi Pribadi
Judul buku               :  Buku Pintar Sains dalam Hadis: Mengerti Mukjizat Ilmiah Sabda Rasulallah
Penulis                      : Zaghlul Raghib al-Najjar
Penerjemah               : Yodi Indrayati dan Tim Penerjemah Zaman
Penerbit                    : Zaman, Jakarta
Cetakan                    : I, Mei 2013
Tebal                        : 520 Halaman
ISBN                        : 978-602-17743-4-2
Harga                       : Rp. 69.000,-

Bagi Umat Islam, Hadis tidak hanya menjadi sumber hukum kedua setelah al-Qur’an. Tetapi juga sebagai inspirasi ilmu pengetahuan modern yang mengandung makna fundamental, global dan visioner. 

Tidak sedikit makna itu baru dapat terungkap ketika sains dan ilmu pengetahuan modern berkembang pesat. Terutama yang berkaitan dengan penciptaan alam, penciptaan manusia, obatan-obatan dan tentang eskatologis. Hal itu menunjukkan bahwa Hadis mengandung unsur kenabian yang mendapatkan wahyu.
Posted by Ahmad Suhendra On 17.55 No comments READ FULL POST

Rabu, 20 Agustus 2014

 Suara Merdeka, 12 Agustus 2014. hal. 9


 Perjuangan Ibu Membesarkan Anaknya

Judul buku               :  Tokyo Tower: Antara Aku, Ibu dan Terkadang Ayah
Penulis                      : Lily Franky
Penerjemah               : Fatmawati Djafri
Penerbit                    : Kansha Publishing, Jakarta
Cetakan                    : I, Desember 2013
Tebal                        : 396 Halaman
ISBN                        : 978-602-97196-6-6
Harga                       : Rp. 64.000

Hubungan yang pertama kali dikenal manusia adalah hubungan anak dan orangtua. Hal itu terbentuk secara alami tanpa direkayasa. Tetapi hubungan itu memiliki ikatan yang sangat kuat. Ikatan batin orangtua terhadap anaknya tidak bisa hilang oleh jarak maupun waktu.
Ibu menempati posisi yang paling dekat secara emosional dengan anak. Agama juga memberikan posisi spesial terhadapnya. Karena Ibu telah susah payah mengandung dan melahirkan anaknya.
Posted by Ahmad Suhendra On 13.47 2 comments READ FULL POST

Minggu, 17 Agustus 2014


Cover Buku

Judul buku               : Biografi Ibnu Khaldun: Kehidupan dan Karya Bapak Sosiologi Dunia
Penujlis                     : Muhammad Abdullah Enan
Penerjemah               : Machnun Husein
Penerbit                    : Zaman, Jakarta
Cetakan                    : I, 2013
Tebal                        : 224 Halaman
ISBN                        : 978-979-024-342-5


Sosok Ibnu Khaldun sebagai ulama dan cendekiawan muslim sangat dikenal di dunia. Karya dan pemikirannya tidak hanya dikaji beberapa kalangan muslim. Tapi juga dikagumi para ilmuwan di luar Islam (Barat).
Karya-karya warisan intelektual Ibnu Khaldun terhitung unik. Buku ini hadir untuk menambah referensi pembaca dalam menelusuri sosok Ibnu Khaldun.
Buku ini ditulis sebagai bentuk apresasi Muhammad Abdullah Enan terhadap Ibnu Khaldun. Sebuah ucapan karya ini tentunya belum sebanding dengan sumbangan ilmu pengetahuan dari tokoh yang terkenal sebagai bapak sosiologi ini.
Posted by Ahmad Suhendra On 16.16 No comments READ FULL POST

Rabu, 02 Juli 2014

NU Online, 23/06/2014

Potensi Doa Bagi Manusia


Judul buku               :  Doa Ajaran Ilahi: Kumpulan Doa Dalam Al-Qur’an Beserta Tafsirnya
Penulis                      : Anis Masykur dan Jejen Musfah
Penerbit                    : Noura Books, Jakarta
Cetakan                    : I, Juni 2013
Tebal                        : 194 Halaman
ISBN                        : 978-602-7816-93-0

Ada anggapan bahwa doa itu hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang lemah. Hanya orang yang butuh kepada Allah saja yang mau berdoa. Sementara yang kuat merasa “tidak perlu” berdoa.
Padahal, berdoa dapat membawa kebaikan bagi para pemohonnya. Doa bisa mendatangkan anugerah bagi orang banyak. Doa memiliki potensi besar dalam mengarahkan perjalanan kehidupan seseorang.
Potensi itu dapat mengubah sesuatu yang buruk menjadi baik. Bahkan mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Allah memiliki kehendak untuk memberikan kebahagiaan kepada hamba yang dicintai-Nya.
Posted by Ahmad Suhendra On 08.48 No comments READ FULL POST

Rabu, 16 April 2014



Harian Bhirawa, Apr 10th, 2014
Perjuangan Maha Guru Hasyim Asy’ari

Judul buku               :  Guru Sejati Hasyim Asy’ari: Pendiri Pesantren Tebu Ireng yang Mengakhiri Era Kejayaa Kebo Ireng dan Kebo Kicak
Penulis                      : Masyamsul Huda
Penerbit                    : Pustaka Inspira, Jakarta
Cetakan                    : I, Maret 2014
Tebal                        : 270 Halaman
ISBN                        : 978-602-97066-6-6

Tahun 1870 menjadi titik mula masuknya kapitalisme ke Indonesia. Ditandai dengan lahirnya Undang-Undang Gula dan Undang-Undang Agraria di Hindia Belanda. Belanda mendirikan Pabrik Gula Cukir di wilayah Timur pulau Jawa.
Pendirian pabrik dilakukan secara sewenang-wenang. Belanda mengambil paksa lahan para petani dan mengabaikan hak-hak rakyat. Dengan cara sewenang-wenang Belanda menyulap lahan penduduk menjadi lokasi pabrik. Hal itu pun memicu perlawanan dari masyarakat sekitar.
Posted by Ahmad Suhendra On 13.49 3 comments READ FULL POST

Kamis, 20 Maret 2014

Harian Pelita, Maret 2014
Kritik Sosial Lewat Humor

Judul buku               : Kiai Sableng, Santri Gendeng; Jenaka Tak Sekadar Tawa
Penujlis                     : Awang Surya
Penerbit                    : Ersa, Jakarta
Cetakan                    : I, 2012
Tebal                        : 207 Halaman
ISBN                        : 978-602-18332-1-6
Harga                       : Rp. 34.500,-


Banyak hal yang kita lewati dalam hidup. Baik perkara yang menyenangkan maupun tidak. Dari yang lewat begitu saja sampai pada perkara yang membutuhkan penyelesaian secara serius.itulah problematika hidup dan kehidupan.

Terkadang hidup ini berada di atas, memiliki jabatan memiliki harta melimpah, merasa senang, dan sebagainya. Sebaliknya, kita juga bisa berada dalam kondisi di bawah; menjadi bawahan, menjadi rakyat biasa, Semua itu tidak akan bermakna jika kita tidak memikirkan proses itu dengan baik. Namun, salah satu cara paling mudah untuk menghadapi itu semua adalah dengan tersenyum.
Posted by Ahmad Suhendra On 15.52 2 comments READ FULL POST

Selasa, 03 Desember 2013

Angkringanwarta.com on Friday, November 29, 2013 | 23:48

Perlawanan Petani Tembakau

Judul        :  Tembakau atau Mati: Kesaksian, Kegelisahan, dan Harapan Seorang Petani Tembakau
Penulis    :  Wisnu Brata
Penerbit   :  Indonesia Berdikari
Tahun      :  2012
Tebal        :  VIII + 138
ISBN         :  978-602-99292-5-6

Tembakau merupakan tanaman yang mampu bertahan tetap hijau, bahkan semakin membaik mutunya saat kemarau tiba. Salah satu produk yang dihasilkan dari tanaman yang memiliki nama latin nicotiana tabacum ini adalah kretek.
Rokok kretek murni terlahir dalam rahim masyarakat pribumi. Tidak heran jika dikatakan bahwa kretek adalah bagian dari budaya Nusantara. Sehingga sudah mendarah daging dalam masyarakat pribumi.
Posted by Ahmad Suhendra On 17.36 No comments READ FULL POST

Kamis, 19 September 2013


Majalah Bakti, No. 266  Agustus 2013


MEMBANGUN RELASI SESUAI PETUNJUK NABI
 
Judul             : Belajar Bersahabat: Petunjuk Nabi Agar Menjadi Pribadi Menarik dan Menyenangkan
Penulis          :  Ahmad Mahmud Faraj
Penerjemah   :  Shofia Tidjani
Penerbit        :  Zaman, Jakarta
Cetakan        :  I, 2013
Tebal             :  208 halaman
ISBN            :  978-979-024-342-2
Harga            : Rp. 25.000,-



Globalisasi memberikan dampak negatif, antara lain, saat ini orang cenderung pada individualistik dan komersil. Setiap yang kita lakukan untuk orang lain perlu ada timbal balik. Interaksi yang dibangun tidak berlandaskan hati nurani, melainkan atas materi duniawi semata.

Padahal, Islam tidak semata-mata berupa rutinitas ibadah formal seperti shalat, puasa, zakat, dan sebagainya. Islam juga menyerukan perihal ibadah sosial yang termanifesatasi dalam akhlaq al-karimah. Islam memberikan arahan kepada semua umatnya, agar setiap tindakan yang dilakukannya itu tidak hanya berlandaskan duniawi, tetapi juga ukhrawi dan keridhaan Allah swt.
Posted by Ahmad Suhendra On 01.39 5 comments READ FULL POST

Sabtu, 07 September 2013


Jurnal Palastren, Vol. 6, No.1, Jui 2013
KONSTRUKSI TAFSIR UMMU SALAMAH
 
Judul          : Mendengar Suara Perempuan atas Kitab Suci: Tafsir Ummu salamah
Penulis       : Nur Mahmudah
Penerbit     : Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemenag, Jakarta
Terbit         : Pertama, Desember 2012
Tebal          : 204 halaman

Perempuan pada dasarnya memiliki intelektualitas dan peran yang sama dengan laki-laki. Begitu juga dengan keikutsertaan para perempuan masa awal Islam dalam ranah keilmuan, terutama dalam hal meriwayatkan hadis dan menafsirkan al-Qur’an. Apabila ditelusuri lebih lanjut, akan ditemukan beberapa tokoh perempuan yang memiliki jasa atau berperan tidak kalah pentingnya dengan kaum laki-laki. 

Namun, budaya patriarkal yang juga disertakan dengan doktrin agama menyebabkan sumbangan perempuan dalam ranah keilmuan dan wacana tidak setenar laki-laki, bahkan cenderung ‘padam’. Padahal, Islam tidak memandang jenis kelamin maupun kelas sosial, tetapi yang dilihat adalah ketakwaannya. 
Posted by Ahmad Suhendra On 15.37 No comments READ FULL POST
Jurnal Palastren, Vol. 6, No.1, Jui 2013
KONSTRUKSI TAFSIR UMMU SALAMAH
 
Judul          : Mendengar Suara Perempuan atas Kitab Suci: Tafsir Ummu salamah
Penulis       : Nur Mahmudah
Penerbit     : Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemenag, Jakarta
Terbit         : Pertama, Desember 2012
Tebal          : 204 halaman

Perempuan pada dasarnya memiliki intelektualitas dan peran yang sama dengan laki-laki. Begitu juga dengan keikutsertaan para perempuan masa awal Islam dalam ranah keilmuan, terutama dalam hal meriwayatkan hadis dan menafsirkan al-Qur’an. Apabila ditelusuri lebih lanjut, akan ditemukan beberapa tokoh perempuan yang memiliki jasa atau berperan tidak kalah pentingnya dengan kaum laki-laki. 

Namun, budaya patriarkal yang juga disertakan dengan doktrin agama menyebabkan sumbangan perempuan dalam ranah keilmuan dan wacana tidak setenar laki-laki, bahkan cenderung ‘padam’. Padahal, Islam tidak memandang jenis kelamin maupun kelas sosial, tetapi yang dilihat adalah ketakwaannya. 
Posted by Ahmad Suhendra On 15.36 No comments READ FULL POST

Sponsor Link

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Blogger news

    Windows Live Messenger + Facebook